Literasi Keuangan Sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah Tahun Emisi 2016

BPR NBP 31 bekerja sama dengan BI (Bank Indonesia) pada tanggal 16 Maret 2017 di Komplek Terminal Pasar Rajapolah melakukan sosialisasi tentang ciri-ciri keaslian uang rupiah tahun emisi 2016 dan menyediakan penukaran uang baru pada sosialisasi tersebut. BPR NBP 31 mengundang beberapa para nasabah terutama nasabah yang sering melakukan transaksi di pasar dan sosialisasi ini bertujuan sebagai edukasi masyarakat dan meredam tindakan kriminal pemalsuan uang.

 

Uang Rupiah Tahun Emisi 2016 ini terdiri dari tujuh pecahan uang Rupiah kertas dan dan empat pecahan uang Rupiah logam :
- Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000 dan Rp 1.000.
- Untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.
Dengan dikeluarkan dan diedarkannya sebelas pecahan uang Rupiah TE 2016, uang tahun emisi yang sebelumnya beredar masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran Bank Indonesia,”
Uang Rupiah TE 2016, dilengkapi pula dengan berbagai unsur pengaman yang bertujuan melindungi uang dari unsur pemalsuan. Beberapa unsur pengaman antara lain cetakan terasa kasar jika diraba, gambar tersembunyi, gambar saling isi atau rectoverso, tinta berubah warna, benang pengaman, gambar raster, mikroteks, dan anti copy. Uang Rupiah TE 2016, dilengkapi pula dengan berbagai unsur pengaman yang bertujuan melindungi uang dari unsur pemalsuan. Beberapa unsur pengaman antara lain cetakan terasa kasar jika diraba, gambar tersembunyi, gambar saling isi atau rectoverso, tinta berubah warna, benang pengaman, gambar raster, mikroteks, dan anti copy.